Selasa, 20 Desember 2022

Connect Episode 1 Part 1

    




    Ha Dong Soo Berjalan di Lorong gang kemudian berhenti menatap kelangit dan mulai bernyanyi dengan wajah yang sedih. Ia kemudian menghentikan nyanyiannya dan mulai berjalan kembali. Ia terus dan terus berjalan melewati gang-gang yang sepi hingga sebuah mobil berhenti di depannya lalu membuka pintu. Seorang pria di dalam mobil mengatakan matanya sangat bagus. Dong Soo heran dengan apa yang diucapkannya. Kemudian Pria itu turun dan menghampirinya sambil membawa kapak, Dong Soo mundur selangkah kebelakang ketakutan. Pria itu menyerang Dong Soo dengan salah satu anak buahnya sambil terus berguman "Mata yang indah". Dong Soo kalah dan disekap oleh lelaki tersebut. 

 


   

    Dong Soo tidak sadarkan diri dan seorang Pria tua menepuk - nepuk wajahnya . Pria tua itu kemudian mengambil pisau bedah dan kemudian mulai membedah dada Dong Soo. Darah mulai menetes sepanjang jalur pisau yang dibuat. Ia melanjutkan dengan mencongkel matanya. 





    Pria tua itu membawa mobil dan membuang dua bungkusan di tempat pembuangan sampah. Ia kemudian menyalakan korek dan menyalakan rokok kemudian menghisapnya. Pria itu menoleh karena salah satu bungkusan yang dia bawa tadi bergerak - gerak. Bungkusan tersebut sobek kemudian menampakkan tangan yang terpotong. pria itu kaget dan menjatuhkan rokoknya.

Potongan tangan terus bergerak mendekatinya. Potongan tangan tersebut mendekap kakinya begitu pula potongan kaki juga mendekatinya. Pria itu ketakutan. Dari arah belakang potongan tangan lain mendekatinya dan kemudian memperlihatkan potongan mata tepat di depan pandangannya. Pria tersebut sangat gemetar dan ketakutan.

Pria itu tersentak dari tidurnya. Ia Berguman "Connect" 

Adakah seseorang pernah mendengar tentang legenda urban berjudul connect?

Seseorang mengetik di handphone "aku pernah mendengarnya dan aku sudah mencari tahu cerita tentang web novelnya jika ada informasi, tolong bagikan."








    Di Pagi hari yang dingin seorang wanita sedang berjalan santai sambil menguap. Ia kemudian mendapati kerumunan di depannya. Wanita itu kemudian ikut bergabung dengan kerumunan untuk melihat apa yang terjadi. Ternyata di kerumunan itu ada sebuah patung. Beberapa orang memotret patung tersebut. Patung tersebut adalah patung wanita dengan dada telanjang dan juntaian daun yang melekat di tubuh atasnya. 

    Ia juga memotret patung tersebut. Setelah selesai memotret ia menyadari bahwa dari jari dan mata patung tersebut menetes darah segar. Ia mundur beberapa langkah dan berguman "itu manusia"


    Banyak Polisi datang untuk memeriksa patung tersebut. Para wartawan dan warga berbondong - bondong memotret patung tersebut, tapi para polisi menghalanginya dan mengusir mereka. Di dalam kerumunan tampak Dong Soo mengenakan topi dan menutup salah satu matanya. 



     Dokter sedang melakukan otopsi pada patung tersebut. Mereka mulai dengan mengiris kulit jarinya. Seorang wanita merekam aktifitas tersebut. Tim Penyidik menemukan tanda di patung tersebut bahwa ada ukiran di tubuhnya yang nampaknya dibuat beberapa jam setelah kematiannya. Ukuran tersebut bertuliskan huruf P dan L. Para Detektif berasumsi apakah ini sebuah tanda tangan seperti seorang seniman yang menyelesaikannya dan kemudian membubuhkan tanda tangan di pojok. Salah satu Detektif mengumpat "Dasar bedebah mesum" dan menghela nafas dengan berat.



    Dong Soo Berada di Rumahnya duduk  memegang gitar. Ia mulai memetik gitarnya memainkan melodi. Setelah beberapa saat ia kemudian menghentikan permainannya dan berguman dalam hatinya "Aku penasaran, siapa yang akan dipindahkan kali ini." Setelah selesai dengan pikirannya ia melanjutkan memetik gitarnya kembali. Sebelah mata yang iya tutupi terasa sakit, Dong Soo kemudian mengucek matanya dan sejara ajaib kilasan kilasan pandangan baru muncul dihadapannya. Ia melihat ruangan asing dengan sebuah buku diatas meja. Ia juga melihat tangan seseorang yang sedang mengetik. Selain itu dia juga melihat gambar Astrologi di Layar Komputer. 





"Zodiak?"

    Dong Soo melihat tanda perempuan di layar dan tanda huruf PL yang digabung (mirip yang dilihat para Detektif di tubuh patung). Ia terus melihat sambil terheran - heran apa yang sebenarnya ia lihat. Ia kemudian melihat obat tetes mata dan bersamaan dengan jatuhnya obat tetes mata tersebut pandangan Dong Soo mulai meredup.

"Hilang, apa ini? Mungkinkah ini?" batinnya



Flashback

    Dua Bola mata jatuh dan bergerak. Pria tua heran dengan apa yang terjadi. Ditengah keherananya dan sedikit ketakutan, handphonenya berbunyi. Ia kemudian mengangkat telpon dan mengabarkan bahwa dia sedang melakukannya.

"Kornea Mata dan Hati? kau tak butuh itu? Ayolah, apa maksutnya omong kosong ini? baiklah aku mengerti. Jangan lupa uang yang kamu janjikan kepadaku" Pria itu menghela nafas setelah menerima telpon.

    Sementara dibelakangnya, Dong Soo yang telah dibedah secara ajaib luka - lukanya menyatu dengan sendirinya. Dong Soo kemudian bangun dari tempat tidur tanpa bola mata. Ia kemudian mengambil Salah satu bola mata dan memasangnya. Pria tua ketakutan dan memanggil apakah ada orang di luar sana untuk menolongnya. Pria tua berteriak agar mereka bergerak lebih cepat. Dong Soo melarikan diri melewati jendela.


                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 

"Saat itu, Saat mataku dicungkil,apakah mataku ditransplantasikan ke orang lain?                              Karena itukah aku bisa melihat yang dilihat orang itu? seharusnya kuambil kedua mataku saat itu." ucap Dong Soo   

          

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Reborn Rich Episode 2 Part 2

     Hyun Woo menangis saat melihat ibunya. Ayah Hyun Woo kembali ke rumah. Dia senang menggendong saudara laki-laki Hyun Woo. Assisten  men...