Selasa, 20 Desember 2022

Connect Episode 1 Part 2

 




    Diluar sedang ada pesta kembang api terlihat meriah dan menyenangkan tapi itu tidak lantas membuat salah satu Detektif bahagia. Ia sekarang sedang pusing tentang sebuah kasus. Ia kemudan membanting Dokumen sambil mengumpat "persetan dengan ini, ini yang terburuk". Detektif lain juge sedang frustasi ia berdiri dan membenturkan kepalanya ke jendela jeruji. Ia membenturkannya berulang - ulang.



Korban pertama Kim Hyemi Usia 22 tahun Seorang Mahasiswa. Korban Kedua Park Yongseok. 



"Tidak ada yang menghubungkan kedua kasus. Kedua kasus itu tampaknya bukan disebabkan oleh dendam" Ucap Detektif Park 

"Astaga, sia - sia kita mencari informasi tentang Kim Hyemi. Begini, jika targernya hanya wanita muda kita bisa menganggapnya kasus pelecehan seksual gila biasa. Tapi, dia membunuh korban dengan sangat hati- hati dan detail dan psikopat gila itu menghias mayatnya seperti karya seni. Bahkan, orang- orang mengira itu pameran karya seni."

"Pelaku menyayat jasadnya dengan sempurna, membalsemnya, bahkan memakai resin untuk melapisi jasadnya. Dia menyayat kulitnya dan sengaja membiarkan darahnya menetes. Mungkinkah ini disengaja atau kesalahan?"

"Apakah pelaku ingin pamer? Akan sangat bagus jika Detektif Choi bisa mengendus sebuah petunjuk. Kau belum mimisan bukan?"

"Mimisan? Apa maksutnya?"

"Mimisan ya mimisan. Pria ini penasaran dengan banyak hal. Biar kutunjukkan. Saat dia menemukan petunjuk yang membuatnya berpikir "ini dia"hidungnya berdarah"

"Kau bersenang-senang? membuat atasanmu terlihat aneh? Minta forensik menganalisis komponen resin dan cari tahu rute pembelia dan penjualannya." Perintah Detektif Choi


    Ha Dong Soo memindahkan rongsokan dan kemudian memperbaikinya. Neneknya mengomel "Seharusnya dia sudah kembali tapi nenek belum mendapat kabar darinya, Apa yang dilakukan diluar sana. Aigo..Dia bisa menunggu beberapa hari sampai mobilnya diperbaiki". Dong Soo menawarkan diri untuk mencarinya. Ia pun segera pergi. 

Seseorang telah mengalami perundungan dan Dong Soo mengintip melihatnya. Dong Soo kemudian menghampirinya dan bertanya apa yang mereka lakukan karena ketiga siswa tersebut sedang merundung kakek tua. kakek itu meminta Dong Soo pergi saja. Dong Soo tidak mau pergi. 

"Dia menabrakku dan mencoba kabur. Hei kamu mau mati? " Ucap salah satu siswa

"Lihat betapa ketakutannya dia. Astaga, kamu ketakutan bukan?"

    Ketiga siswa tersebut kemudian memukili Dong Soo. Dong Soo ditendang dan dipukul hingga babak belur. Salah seorang siswa bahkan memukul dengan besi di punggung Dong Soo. Selain itu dia juga mengambil pisau dan mulai menyerang Dong Soo. Tangan Dong Soo menggenggam menahan amarah. Salah satu siswa marah dan mengayunkan pisau mengenai telinga Dong Soo . Telinganya kemudian teriris dan jatuh ketanah dibarengi dengan jatuhnya penutup mata Dong Soo. Dong Soo mengambil patahan telinganya dan menujukkannya kepada ketiga siswa tersebut. Mereka mulai ketakutan.

"Cukup sampai disini. "

"Hei, bedebah ini Monster"

Mereka kemudian berlari ketakutan dan pergi


Dong Soo menangis melihat kilasan ada seorang anak kecil aneh yang di hindari teman - temannya dan memanggil anak itu monster. 


Potongan telinga Dong Soo seperti hidup dan kemudian menyambung dengan sendirinya. 


    Ketiga siswa berandalan mengumpat dan kemudian salah seorang Anggota Mafia menghentikannya. Anggota Mafia itu kemudian menjambak ketiga anak tersebut. 

"Kalian melihat apa?"


"Jadi sudah jelas dia belum meninggalkan kota. Terus cari menemukan bedebah itu adalah prioritas kita." Ucap Bos Mafia

"Baik pak" ucap mereka serentak.

"Jika Dokter tua itu benar, ini sangat luar biasa. benar bukan? tubuh yang tidak bisa mati akan menjadi setumpuk uang hidup. dan Dokter tua itu kehilangan dia. menyebalkan sekali. Apa itu? disebut Connect? Jadi hal - hal itu memang benar ada?"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Reborn Rich Episode 2 Part 2

     Hyun Woo menangis saat melihat ibunya. Ayah Hyun Woo kembali ke rumah. Dia senang menggendong saudara laki-laki Hyun Woo. Assisten  men...